Saya merupakan penggemar teh, this my favourite drink. Baik teh hangat untuk memberikan energi saat pagi dan memberikan kehangatan disaat malam, segarnya es teh manis disiang hari menjadi pelepas dahaga.every where every time lah. Diawalnya saat paling tidak suka dengan the celup, dikarenakan rasanya yang biasa saja, saat diseduh hanya lebih dominan rasa gula yang membedakan hanya warnya saja yang terlihat kuning kecoklatan, saat itu saya selalu minta dibuatkan teh tubruk kepada ibu saya, walupun sedikit repot harus diseduh dan disaring dulu.
Saat beraktifitas ditempat kerja sepertinya ritual minum the tubruk ditempat kerja tidak lagi praktis, pertama kali mengenal teh Tong Tji celup dari rekan kerja saya. Saya pikir rasanya akan sama saja dengan teh celup yg lainnya ditambah lagi warna air teh yg lebih pucat(selidik punya selidik, pucetnya itu dikarenakan teh ini tanpa pewarna buatan,emang ada ya yg pake pewarna?baru tau dia)dan juga namanya yang terdengar aneh ditelinga saat pertama kali mendengar. Saat ditawarkan olehnya, lantas saya mencobanya… oooh ternyata sungguh-sungguh nikmat sekali, selain aromanya yang memberikan efek terapi ketenangan, ada rasa sepet-sepet(pahit)nya yang pas dipadukan dengan gula pasir putih(saran saya selalu gunakan gula yg putih jangan yg kekuningan karena akan mempengaruhi taste)dengan takaran secukupnya.Semenjak itu lagi dan lagi….
Diatas adalah testimoni jujur dari diri saya pribadi, bukannya sebuah iklan komersil. Saya hanya ingin berbagi pengalaman dengan yang lainnya karena produk teh ini memang layak dicoba.oce selamat mencoba ya!
Ini sekilas cerita mengenai The Tong Tji, Perusahaan ini berdiri sejak 71 tahun silam oleh Tan See Giam, Ia meraciknya dari pucuk daun the pilihan dan bunga melati asli, tanpa zat pengawet dan pewarna.Selain itu Tong Tji pun mengedepankan kesehatan dalam setiap produknya. Lantaran, The Tong Tji mempunyai kadar Cathecin yang tinggi sebagai zat anti oksidan yang sangat bermanfaat untuk menangkal radikal bebas atau zat polutan.
Majalah SWA telah menganugerahi produk ini sebagai “Top 250 Indonesia Original Brands”.Berkat komitmen mutu perusahaan asal tegal the berlambang dua burung itu mampu digemari oleh masyarakat secara turun temurun, saat saya kepekalongan setahun yang lalu nggak menyangka ternyata merk teh ini dipajang hampir disetiap rumah makan.luar biasa.Komitmen Tong Tji dibuktikan saat tahun 1998, kala itu harga bahan baku teh melonjak tajam, daya beli masyarakat menurun. Akibatnya banyak produsen teh menurunkan kualitasnya tapi tidak dengan perusahaan ini, artinya Tong Tji tidak pernah toleransi atas kualiitas tehnya(karena rasa nggak bias bohong),kendati harganya harus sedikit menyesuaikan.
Selainn kemasan seduh atau tabur, mulai tahun 1990 Tong Tji sudah tersedia dalam bentuk celup, teh ini sekarang tidak lagi sulit ditemukan, karena sudah banyak tersedia baik minimarket atau supermarket.
Saran gw klo mo comment, lebih baik coba dulu deh..
Tampilkan postingan dengan label top 250 indonesia original brands. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label top 250 indonesia original brands. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 15 Agustus 2009
Teh Tong Tji Produk Lokal Kualitas Nomor Satu
Label: produk lokal berkualitas, teh, teh tong tji, top 250 indonesia original brands
Diposting oleh Cinta Produk Indonesia di 18.52 0 komentar
Sabtu, 01 Agustus 2009
Jamu Sido Muncul Produk Berkualitas Asli Indonesia
Merupakan salah satu produk asli indonesia yang masuk ke dalam jajaran Top 250 indonesia Original Brands hasil riset majalah SWA pada tahun 2009.Ditengah iklim bisnis yang makin memanas ternyata
masih banyak produk indonesia yang menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Dengan ini seharusnya
bangsa indonesia harus bebesar hati karena ternyata masih banyak produk asli indonesia yang
sangat sukses dipasaran.Produk ini bukan lagi hanya bisa diperoleh di toko jamu,warung-warung, atau penjaja di terminal tetapi telah memasuki pasar modern minimarket maupun supermarket.luar biasa
PT. SidoMuncul bermula dari sebuah industri rumah tangga pada tahun 1940, dikelola oleh Ibu Rahkmat Sulistio di Yogyakarta, dan dibantu oleh tiga orang karyawan. Banyaknya permintaan terhadap kemasan jamu yang lebih praktis, mendorong beliau memproduksi jamu dalam bentuk yang praktis (serbuk),
Sido Muncul sadar akan potensi tanaman indonesia yang
alami dan berlimpah, oleh karena itu sido muncul memantapkan diri dalam memproduksi obat-obatan alam.seluruh proses produksi dijalankan berdasarkan SOP sesuai dengan Stndar Cara Pembbuatan obat yang baik(CPOB)-setara farmasi.
Sido muncul seperti ingin berupaya menghadirkan produk-produk berkelas yang aman dan berkhasiat.Jeli melihat peluang, dengan memanfaatkan hasil bumi asli indonesia.Sebuah Produk hasil karya bangsa yang patut dibanggakan
Selanjutnya...
masih banyak produk indonesia yang menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Dengan ini seharusnya
bangsa indonesia harus bebesar hati karena ternyata masih banyak produk asli indonesia yang
sangat sukses dipasaran.Produk ini bukan lagi hanya bisa diperoleh di toko jamu,warung-warung, atau penjaja di terminal tetapi telah memasuki pasar modern minimarket maupun supermarket.luar biasa
PT. SidoMuncul bermula dari sebuah industri rumah tangga pada tahun 1940, dikelola oleh Ibu Rahkmat Sulistio di Yogyakarta, dan dibantu oleh tiga orang karyawan. Banyaknya permintaan terhadap kemasan jamu yang lebih praktis, mendorong beliau memproduksi jamu dalam bentuk yang praktis (serbuk),Sido Muncul sadar akan potensi tanaman indonesia yang
alami dan berlimpah, oleh karena itu sido muncul memantapkan diri dalam memproduksi obat-obatan alam.seluruh proses produksi dijalankan berdasarkan SOP sesuai dengan Stndar Cara Pembbuatan obat yang baik(CPOB)-setara farmasi.
Sido muncul seperti ingin berupaya menghadirkan produk-produk berkelas yang aman dan berkhasiat.Jeli melihat peluang, dengan memanfaatkan hasil bumi asli indonesia.Sebuah Produk hasil karya bangsa yang patut dibanggakan
Label: jamu, sido muncul, tolak angin, top 250 indonesia original brands
Diposting oleh Cinta Produk Indonesia di 08.16 0 komentar
Langganan:
Postingan (Atom)

